Sunday, December 6, 2015

Kamis malam, 21 Mei 2015

Aku hanya bisa diam
Menatap bias cahaya diluar jendela
Membayangkan dirimu yang tak kunjung
menyadari keberadaanku

Aku berkhayal dapat menggapai hatimu
Tapi, apakah aku bisa? Apakah aku sanggup?
Apakah aku pantas untuk mendapatkannya?
Aku hanya bisa bertanya dalam diam
Menyimpan semua keraguan dalam benakku

Perasaanku memuncak setiap kali kulihat kau dengannya
Inginku berteriak,
Inginku membunuh perasaanmu padanya
Tapi aku sadar, tiada guna itu semua
Aku bukanlah sosok yang penting di hidupmu
Aku terlalu pengecut untuk mengungkapkan perasaanku sendiri





~AA~

No comments:

Post a Comment